Bismillah tawakkaltu ala allah

Loading...

Senin, 03 Desember 2012

laporan tugas akhir PPL (konseling individual)



BAB  I
A.     Latar Belakang
Dunia remaja merupakan suatu periode transisi dari masa awal anak anak hingga masa awal dewasa, yang dimasuki pada usia kira kira 10 hingga 12 tahun dan berakhir pada usia 18 tahun hingga 22 tahun (wikipedia, 2012). Masa remaja bermula pada perubahan fisik yang cepat, pertambahan berat dan tinggi badan yang dramatis, perubahan bentuk tubuh, dan perkembangan karakteristik seksual seperti pembesaran buah dada, perkembangan pinggang dan kumis, dan dalamnya suara. Pada perkembangan ini, pencapaian kemandirian dan identitas sangat menonjol (pemikiran semakin logis, abstrak, dan idealistis) dan semakin banyak menghabiskan waktu di luar keluarga.
Dilihat dari bahasa inggris "teenager", remaja artinya yakni manusia berusia belasan tahun, dimana usia tersebut merupakan perkembangan untuk menjadi dewasa. Oleh sebab itu orang tua dan pendidik sebagai bagian masyarakat yang lebih berpengalaman memiliki peranan penting dalam membantu perkembangan remaja menuju kedewasaan. Remaja juga berasal dari kata latin "adolensence" yang berarti tumbuh atau tumbuh menjadi dewasa. Istilah adolensence mempunyai arti yang lebih luas lagi yang mencakup kematangan mental, emosional, sosial, dan fisik (Hurlock, 1992).
Menurut Prof. Dr. f. J Monks dkk., remaja sebetulnya tidak memiliki tempat yang jelas. Ia tidak masuk dalam golongan anak, tetapi mereka tidak masuk dalam golongan orang dewasa atau orang tua. Ia berada di antara anak dan orang dewasa. Remaja masih belum mampu untuk menguasai fungsi-fungsi fisik maupun psikisnya.
Dari beberapa pandangan para ahli diatas bisa disimpulkan bahwa remaja itu ada tolak ukur bagaimana seseorang itu tercemin didalam masa tuanya, oleh karena itu Nabipun bersabda yang artinya “ Aku diutus didunia ini untuk menyempurnakan akhlak kalian” yang artinya bahwa sanya sebagai peran aktif dalam mendidik suatu masyarakat yang baik, dan itu tercipta ketika seorang orang tua itu mendidik anak-anaknya.
Remaja itu perkembangannya sangatlah dipengaruhi atas bagaimana lingkungannya tersebut, dari situlah akan tercemin suatu prilaku khas dari remaja tersebut. Jadi peran utama dari perkembangannya adalah orang tua karena merekalah yang mendasari karakter dari remaja tersebut.
Disini penulis ingin berusaha mengupas bagaimana keadaan kejiwaan seorang siswa dikelas VII A SMP H. Isriati Manyaran Semarang dengan mengukur dari beberapa data-data yang penulis dapatkan dari beberapa observasi individual antara lain Guru, Teman, dan juga Orang tua si siswa. Disini penulis mengambil satu contoh yaitu :
Nama :  Yosanda Arthama. P
Alamat tgl lahir : Semarang, 10 Februari 1999
BAB II
B.     Diagnosis
Adapun berdasarkan beberapa pendekatan yang penulis lakukan pada si klien bisa menyimpulkan bahwa ada beberapa diagnosis antara lain sebagai berikut :
1.      Klien ini kurang adanya keterbukaan antara keluarga sehingga menghambat permasalahan yang ada pada diri klien.
2.      Klien ini agresif akan tetapi selalu berusaha menutupi masalahnya
3.      Klien ini selalu buat jahil dengan teman-temannya.
4.      Klien ini mudah untuk diajak kompromi untuk buat keributan dikelas.
5.      Klien ini suka bermain jika dirumah.
6.      Klien ini selalu telat tidur jika dirumah.


                                                            BAB III
C.     Penanganan Masalah
berdasarkan diagnosis diatan penulis berusaha untuk melakukan beberapa treatment antara lain sebagai berikut:
1.      Konselor melakukan pendekatan emotional pribadi (sms, tlp, dan juga bertemu disekitar sekolahan)
2.      Konselor memberikan motivasi-motivasi positif berdasarkan simulasi-simulasi.
3.      Memberikan pencerahan spiritual agama.
4.      Konselor mengajak diskusi bareng masalah (tentang keluarga, guru, dan teman).
                                                            BAB IV
D.    Hasil dan Kesimpulan
Dari berdasarkan penelitian yang penulis lakukan , bisa disimpulkan bahwa permasalahan yang kongkrit siswa adalah kurang adanya kedekatan emotional dan juga kurangnya komunikasi antara beberapa latarbelakang yaitu : Guru, dan orang tua sehingga munculnya beberapa masalah pribadi klien yang mengakibatkan terhambatnya proses belajar siswa.

                                                            BAB V
E.     Penutup.
Melihat dari data diatas bahwasanya siswa lebih butuh perhatian daripada treatment (Penanganan masalah) karena dari perhatian dan komunikasi akan menimbulkan betuk semangat belajar siswa.













Lampiran
A.     Biodata klien (siswa)
Nama :  Yosanda Arthama. P
Tempat tanggal lahir : Semarang, 10 Februari 1999
Nama orang tua :
1.      Bapak : dr. Sunarto
2.      Ibu      : Sriayani
Pekerjaan orang tua : Dokter
Alamat                     : Rejoagung timur Semarang








B.     Data klien berdasarkan
1.      Guru
Adapun data yang didapat penulis berdasarkan pandangan guru yaitu wali kelas sebagai berikut :
Nama : Asy’ari
Positive klien : 1. Klien ini aktif akan tetapi kurang adanya keterbukaan, juga pasif dalam tugas mesti sebenarnya potensi klien sangatlah besar dalam menerima suatu mata pelajaran.
2.      Teman
Adapun data yang bisa didapat penulis berdasarkan dari pandangan teman klien sebagai berikut :
Nama : Jihan fadhilah nur rahma
Positif klien :
1.      Klien ini sangat aktif dalam berteman.
2.      Klien ini lumayan aktif dan merupakan pringkat 10 besar dikelas.
3.      Klien ini tegas, humoris, dan juga rajin
Negative klien :
1.      Klien ini selalu bikin gaduh dikelas
2.      Klien Provokator dikelas
3.      Klien ini selalu berbuat jahil dikelas
3.      Keluarga
adapun berdasarkan data yang didapat penulis dari pandangan keluarga adalah sebagai berikut :
Nama : dr. Sunarto
Positive klien : 
1.      Klien ini rajin dan belajarnya teratur
2.      Klien ini lumyan menurut
3.      Klien ini sangat peduli dengan keluarga dan saudaranya.
Negative klien :
1.      Klien ini suka bermain sampai larut sore
2.      Klien ini suka jajan diluar
3.      klien ini suka tidur larut malam





















Semarang, 28 November 2012

Praktikan




Luqmanul Hakim
Guru Bimbingan Konseling




Nur Fais, S.Pd

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar